Keindahan Alat Musik Sasando dari Nusa Tenggara Timur memang tak dapat dipungkiri. Alat musik tradisional ini memiliki pesona yang begitu memikat, baik dari segi visual maupun suara yang dihasilkannya. Sasando merupakan alat musik petik yang berasal dari pulau Rote, Nusa Tenggara Timur.
Menurut I Wayan Dibia, seorang pakar seni musik tradisional dari Indonesia, Sasando merupakan salah satu alat musik tradisional yang unik dan khas dari Nusa Tenggara Timur. “Keindahan bentuk dan suara yang dihasilkan oleh Sasando membuat alat musik ini menjadi salah satu yang patut dipertahankan dan dilestarikan,” ujarnya.
Sasando terbuat dari sejenis anyaman bambu yang membentuk seperti cangkir. Di bagian atasnya terdapat senar yang terbuat dari serat tali atau rambut hewan. Untuk memainkannya, pemain Sasando harus memetik senar tersebut dengan jari-jarinya, sehingga menghasilkan suara yang indah dan merdu.
Menurut Bapak Agus, seorang pemain Sasando asal Rote, Nusa Tenggara Timur, “Sasando bukan hanya alat musik bagi kami, tapi juga merupakan bagian dari identitas dan budaya kami. Setiap kali memainkan Sasando, saya merasakan kebanggaan dan kecintaan pada warisan nenek moyang kami.”
Keindahan Alat Musik Sasando dari Nusa Tenggara Timur juga telah mendapat apresiasi dari dunia internasional. Pada tahun 2017, Sasando diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh UNESCO. Hal ini menunjukkan betapa berharganya nilai-nilai budaya dan tradisi yang terkandung dalam alat musik Sasando.
Dengan keunikan bentuk dan suara yang dimilikinya, Sasando memiliki daya tarik yang mampu memikat siapa pun yang mendengarnya. Keindahan Alat Musik Sasando dari Nusa Tenggara Timur memang menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kekayaan budaya Indonesia. Semoga keberadaannya terus dapat dilestarikan dan diwariskan kepada generasi mendatang.