Eksplorasi alat musik tradisional dalam musik kontemporer telah menjadi sebuah tren yang semakin populer di kalangan musisi Indonesia saat ini. Banyak musisi muda yang mulai memadukan elemen-elemen musik tradisional dengan musik kontemporer untuk menciptakan suara yang unik dan menarik.
Menurut Andi Rianto, seorang komposer dan musisi Indonesia yang terkenal, eksplorasi alat musik tradisional dalam musik kontemporer adalah sebuah langkah yang penting untuk melestarikan warisan budaya musik Indonesia. “Dengan menggabungkan alat musik tradisional dengan musik kontemporer, kita dapat menciptakan sesuatu yang baru namun tetap mempertahankan nilai-nilai budaya kita,” ujarnya.
Salah satu contoh eksplorasi yang sukses adalah karya-karya dari grup musik Senyawa. Mereka menggunakan berbagai alat musik tradisional seperti kendang dan sasando dalam musik kontemporer mereka yang eksperimental. “Kami percaya bahwa alat musik tradisional memiliki potensi yang besar untuk dijelajahi dalam konteks musik modern,” kata Rully Shabara, salah satu personel Senyawa.
Namun, meskipun eksplorasi alat musik tradisional dalam musik kontemporer telah mendapat sambutan positif, masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah sulitnya mendapatkan akses terhadap alat musik tradisional yang autentik dan berkualitas. Hal ini disampaikan oleh Dr. Sri Joko Raharjo, seorang ahli etnomusikologi dari Institut Seni Indonesia Surakarta. “Penting bagi kita untuk melestarikan alat musik tradisional dan memastikan bahwa generasi mendatang juga dapat mengakses dan memainkannya dengan baik,” ujarnya.
Dengan semakin berkembangnya eksplorasi alat musik tradisional dalam musik kontemporer, diharapkan warisan budaya musik Indonesia dapat terus hidup dan berkembang. Sebagai masyarakat Indonesia, kita semua memiliki tanggung jawab untuk mendukung upaya-upaya dalam melestarikan alat musik tradisional dan memadukannya dalam musik kontemporer. Sehingga, generasi mendatang juga dapat menikmati kekayaan budaya musik Indonesia yang luar biasa.